Dalam upaya meningkatkan kehidupan masyarakat pada taraf yang lebih baik
dan bisa berkembang secara dinamis, pendidikan mempunyai peranan yang urgen
untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam hal ini pendidikan merupakan usaha untuk
memberikan bimbingan kepada peserta didik dalam rangka untuk membentuk
karakter, pengembangan pengetahuan dan kepribadian secara utuh, mampu bertanggung jawab terhadap segala
perbuatannya serta dapat memenuhi fungsi hidupnya baik jasmaniah maupun
rohaniah. Dengan demikian pendidikan merupakan usaha yang fundamental dalam
kehidupan masyarakat.
Sehubungan dengan hal tersebut, pendidikan di dalam Islam mempunyai
peranan yang amat penting dalam rangka mentransformasikan nilai-nilai yang ada
di dalam Islam. Sehingga nilai-nilai yang ada dapat terealisasikan dalam
kehidupan sehari-hari.
“Peranan pendidikan Islam merupakan salah satu bentuk manefestasi dari
cita-cita hidup untuk melestarikan, mengalihkan, menanamkan, serta
mentrasformasikan nilai-nilai Islam tersebut kepada generasi penerusnya,
sehingga nilai-nilai kultural-relegius yang dicita-citakan dapat tetap
berfungsi dan berkembang dalam kehidupan masyarakat”.[1]
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Islam memandang bahwa pendidikan
merupakan sesuatu yang esensial di dalam memberikan predikat baik buruknya
perjalanan hidup seseorang. Maka sudah sepantasnya, jika Islam mewajibkan untuk
menuntut ilmu bagi setiap umatnya. Hal ini untuk memberikan pembinaan
kepribadian terhadap peserta didiknya, yaitu pribadi yang mandiri mantap, serta
tangguh di dalam memperjuangkan kehidupannya berdasarkan nilai-nilai Islam.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang semakin pesat
tidak hanya mendatangkan dampak yang positif bagi manusia, tetapi juga memiliki
dampak yang negatif, yakni dengan semakin banyaknya tingkah laku anak yang
menyimpang dari norma-norma agama. Oleh karena itu menajdi tanggung jawab orang
tua dan lembaga pendidikan untuk mengatasinya. Lebih-lebih pada lembaga
pendidikan agama (madrasah). Salah satu antisipasi yang dapat dilakukan adalah
dengan memberikan pembinaan kepribadian yang tepat kepada peserta didik secara
kontinu.
Pendidikan Islam mempunyai peranan yang urgen dalam pembinaan kepribadian
peserta didik serta menanamkan budi pekerti yang luhur sebagai manefestasi dari
pembangunan manusia seutuhnya. Hal ini disebabkan bahwa pendidikan Islam
mempunyai orientasi pada masa depan peserta didik.
Sehingga pendidikan saat ini bukanlah membentuk manusia utuh
atau sempurna yang layak untuk menjadi khalifah dibumi melainkan manusia yang
individualis, materialis dan pragmatis. Hal ini sangatlah berakibat fatal
karena yang kuat menindas yang lemah, yang berenang tetaplah berwenang dan yang
kuat menindas yang lemah, tanpa ingat dosa. Maka dari sinilah kami akan
mengangkat sebuah tema yang menyajikan tentang arti dan pentingnya pendidikan
bagi kita, yang kami ambil dari pemikiran inteliktual muslim yang terkenal
yaitu “Al-Jabiri”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar